Di Balik Naiknya Daya Saing: Jokowi Ungkap Keprihatinan terhadap Peringkat Pendidikan dan Kesehatan Indonesia

Jokowi Berpidato

Sumber gambar: https://www.ceposonline.com/papua/1994883696/senin-22-juli-2024-presiden-jokowi-tiba-di-jayapura

Presiden Joko Widodo mengungkapkan kekecewaannya terhadap posisi Indonesia dalam peringkat global di bidang pendidikan dan kesehatan, yang berada di urutan ke-57 dan ke-58. Beliau membandingkan hal ini dengan peningkatan peringkat daya saing Indonesia berdasarkan penilaian Institute for Management Development (IMD) World Competitiveness, yang naik tujuh tingkat ke posisi 27 dari sebelumnya 34.

Dilansir dari cnnindonesia.com Presiden Jokowi mengatakan “Sayangnya dari sisi daya saing, kita meskipun naik sampai 7 level sangat bagus sekali. Tapi untuk pendidikan dan kesehatan masih di ranking 57, 58.”

Presiden menekankan pentingnya kedua sektor tersebut dalam menghasilkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang dapat bersaing di tingkat global. Beliau mengingatkan bahwa infrastruktur yang baik tidak akan memberikan dampak signifikan jika tidak didukung oleh SDM yang berkualitas.

Presiden Jokowi menyampaikan “Infrastruktur sebaik apapun kalau SDM tidak baik, jelek, nanti di ranking kelihatan.” Sebagaimana yang dikutip dari cnnindonesia.com,

Presiden Jokowi menekankan pentingnya daya saing dan kemampuan untuk memanfaatkan peluang dalam kompetisi global. Beliau berpendapat bahwa persaingan saat ini tidak lagi terfokus pada ukuran negara, melainkan pada kecepatan dalam memanfaatkan peluang.

Akhirnya, Presiden Jokowi menyatakan: “Dan kita ingin jadi negara cepat, dengan SDM yang menguasai semuanya, teknologi, inovasi, semuanya.” Sebagaimana yang dilansir dari cnnindonesia.com

Contact and follow us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *